Pelajaran

Personal Knowledge Management

Oleh: Eileen Rachman, EXPERD

Sadarkah Anda bahwa setiap harinya ada 1.000 situs web baru diciptakan? Sementara, setiap tahunnya, tidak kurang dari 30.000 jurnal hasil penelitian baru dipublikasikan.

Ini adalah era ledakan informasi, di mana penyimpanan informasi, data, dan buku tidak lagi bisa dilakukan secara statis di lemari arsip atau perpustakaan. Situs web sekarang lebih dinamis, bisa setiap saat berpindah lokasi, nama,dan ukurannya. Jurnal pun sedemikian seringnya di-update, diubah, dikembangkan, bahkan dihilangkan. Jadi, selain bertambahnya informasi, perubahannya pun sulit diikuti jika individu tidak pintar pintar me-manage-nya.

Beberapa waktu yang lalu, Unilever Indonesia dan Bank Indonesia dinobatkan sebagai juara 1 dan 2 untuk organisasi dengan knowledge management terbaik di Indonesia. Hal ini berarti bahwa organisasi tersebut sudah bisa memanfaatkan informasi yang ada dan menjadikannya pengetahuan yang diolah untuk berbagai kegiatan manajemen. Canggihnya sistem komputer di era digital inilah yang memungkinkan hal tersebut.

Di level individu, tidak semua orang terbiasa dan terampil me-manage informasi yang dimilikinya. Tidak jarang kita temukan, seorang manajer, bahkan direktur, mengabaikan informasi yang ada, ketika akan mengambil keputusan, atau menganalisa suatu gejala dalam situasi kerja. Sebaliknya, ada juga manajer, atau direktur perusahaan berkutat dan terobsesi untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya sehingga tidak produktif karena kerap terlambat mengambil tindakan.

Individu mau tidak mau, perlu mempunyai taktik untuk mengelola informasi yang ia butuhkan untuk dijadikan dasar pengetahuan pribadinya. Banyaknya informasi perlu disikapi oleh individu, agar ia bisa mensistematisasikan dan mengembangkan knowledge management pribadinya. Ada individu yang tidak sadar bahwa dia tidak tahu, namun mengembangkan suatu isu dengan pengetahuan yang tidak faktual dan belum terolah, alias: sok tahu. Sebaliknya ada individu yang tidak sadar bahwa ia sebenarnya tahu, tetapi tidak tahu bagaimana menggali pengetahuannya secara efektif. Personal knowledge management adalah strategi individual untuk menjinakkan informasi dan memanfaatkannya.

Tanggapan

  1. Assalamu’alaykum…

    wah, ternyata bapak blogger juga :D
    oke pak, keep blogging … terus berkarya !!!

    salam kenal
    dari yang kebetulan mampir … ^_^

  2. waalaikum salam,..
    trims atas kunjungannya,….
    sering2 mampir ya, dan kalo bisa bawa oleh2 utk kita ya,….
    sharing ilmu itu kan dapat pahala,..

    salam kembali


Beri tanggapan

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.